Rabu, 23 November 2016

Desain Grafis

Pengertian Desain Grafis

Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).

Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

Pada tahun, Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.

Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.

Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.

Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya

The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.

Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.

Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger(desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand(yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.

Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.

Batasan Media

Desain grafis pada awalnya diterapkan untuk media-media statis, seperti buku, majalah, dan brosur. Sebagai tambahan, sejalan dengan perkembangan zaman, desain grafis juga diterapkan dalam media elektronik, yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multimedia.

Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafis bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mencakup pengolahan ruang.

Prinsip dan unsur desain

Unsur dalam desain grafis sama seperti unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut (termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang, dan warna) membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual. Prinsip-prinsip tersebut, seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi ("proportion") dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek struktural komposisi yang lebih luas.

Peralatan desain grafis

Peralatan yang digunakan oleh desainer grafis adalah ide, akal, mata, tangan, alat gambar tangan, dan komputer. Sebuah konsep atau ide biasanya tidak dianggap sebagai sebuah desain sebelum direalisasikan atau dinyatakan dalam bentuk visual.

Pada pertengahan 1980, kedatangan desktop publishing serta pengenalan sejumlah aplikasi perangkat lunak grafis memperkenalkan satu generasi desainer pada manipulasi image dengan komputer dan penciptaan image 3D yang sebelumnya adalah merupakan kerja yang susah payah. Desain grafis dengan komputer memungkinkan perancang untuk melihat hasil dari tata letak atau perubahan tipografi dengan seketika tanpa menggunakan tinta atau pena, atau untuk mensimulasikan efek dari media tradisional tanpa perlu menuntut banyak ruang.

Perancang grafis

Perancang grafis atau sering disebut dengan Desainer grafis (bahasa Inggris: Graphic Designer) adalah profesi yang menciptakan ilustrasi, tipografi, fotografi, atau grafis motion. Seorang desainer grafis menciptakan karya untuk penerbit, media cetak dan elektronik, seperti brosur dan mengiklankan produk. Mereka bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk dan publik.

Seorang perancang grafis menggunakan sketsa untuk mengeksplorasi ide-ide yang kompleks secara cepat, dan selanjutnya ia memiliki kebebasan untuk memilih alat untuk menyelesaikannya, dengan tangan atau komputer.

Perancang Grafis bertugas untuk menyampaikan sebuah informasi yang diinginkan oleh produk / klien dalam bentuk desain yang menarik.

CARA INI BISA MEMPERMUDAH KALIAN BELAJAR DESAIN GRAFIS


  1. Kumpulkan dan fokuskan niat kalian dalam belajar desain grafis
    Nah, ini langkah pertama. Kalo pengen nantinya jadi desainer grafis yang jago, udah pasti harus siap belajar terus-menerus dan mendedikasikan hidupnya untuk desain. Kumpulkan niat kalian dan yakinlah kalo dunia desain adalah betul-betul dunia yang pengen kalian jambangin. Setelah ini, kalian harus bertanggung jawab penuh terhadap diri kalian sendiri apakah bakalan tahan berada di dunia ini terus atau nantinya bakalan bosen dan kemudian ditinggalkan begitu aja. Ingat, niat itu penting.

  2. Bersabarlah, jangan terburu-buru pengen jadi jago
    Dalam dunia desain grafis, nggak ada yang namanya jago secara instan. Semuanya butuh perjuangan, butuh pengorbanan, dan butuh latihan secara terus-menerus. Jadi, pastikan kalian bersabar dalam membangun skill kalian kelak. Coba deh dilatih kesabarannya dan jangan gampang ngiri kalo ngeliat ada temen desainnya jago banget. Sesungguhnya mereka yang jago desain, artinya jam terbang mereka dalam melakukan itu udah cukup banyak. Tetep sabar dan terus latihan!

  3. Cari software desain grafis yang menurut kalian paling mudah dioperasikan atau sedang populer digunakan para desainer.
    Coba perdalam pengetahuan kalian soal software khusus desain ini. Ada dua perusahaan besar yang mendedikasikan produknya untuk desain. Misalnya Adobe dan Macromedia. Silakan gunakan mana yang menurut kalian paling seru untuk digunakan. Khusus Gue pribadi, Gue setia dalam menggunakan Macromedia Fireworks dan sedikit sentuhan dari Adobe Photoshop. Tentukanlah software kesukaan kalian dan jangan takut buat nyoba-nyoba semua tools yang ada di dalam software tersebut. Catatan penting, kalo kalian baru memulai desain, kalian harus fokus menggunakan satu software terlebih dahulu. Jangan sering mengganti-ganti software karena nanti kalian bakalan ngerasa bingung sendiri, akhirnya ngga ada satu pun software yang betul-betul kalian kuasain. Kalo udah merasa mampu dan luwes menggunakan software pilihan kalian tersebut, baru deh bisa jajal skill kalian dengan menggunakan software desain yang lainnya.

  4.  Singkirkan buku-buku tutorial tentang cara menggunakan software design grafis
    Percaya atau nggak, yang namanya buku tutorial semacam ini nggak berguna sama sekali. Lebih efektif kalo kalian nyoba-nyoba sendiri tools yang ada di dalam suatu software daripada kalian baca cara kerjanya di buku. Semakin banyak error kalian temukan, semakin sering kesalahan kalian lakukan, maka bakalan semakin mengertilah kalian. Kenapa seorang programmer tingkat satu bisa bikin program yang keren? Karena mereka pakai cara coba-coba sendiri. Kalo mereka menggunakan buku tutorial, pastilah hasil yang didapatkan bakalan kaku dan nggak nunjukin identitas si pembuat. Semakin spontan kita membuat sesuatu, semakin berkarakter.

  5. Jangan yang sulit-sulit dulu, coba gambar suatu objek sederhana dengan software tersebut
    Biasanya kalo ngeliat desain poster atau pamflet yang ditempel di tembok-tembok pinggir jalan suka langsung ngiri. Kok bisa sih bikin desain kayak gitu? Ya, bisa dong! Kalian juga bisa, asalkan latihan udah cukup lama. Nah, khusus untuk tahap awal, singkirkan pikiran pengen bikin desain yang kerennya setara sama poster itu. Coba aja dulu bikin gambar-gambar dari objek sederhana. Coba gambar gelas, gambar TV, gambar kamera, setahap demi setahap objeknya bakal semakin sulit, dan tanpa sadar kalian udah ningkatin skill kalian. Bersamaan dengan itu juga, kalian bakalan dapet dasar desain yang matang. Misalnya aja, kalian jadi bener-bener ngerti karakteristik dari masing-masing bentuk bangun datar, sampe akhirnya kalian bisa dengan bebas maduin semuanya jadi objek yang halus. Misalnya aja gambar di paling bawah postingan ini. Gue bikin dengan memadukan unsur-unsur bangun datar. Gue sama sekali ngga menggunakan tools untuk membengkokkan garis atau apapun juga selain bangun datar lingkaran, persegi, segiilima dan spiral.

Minggu, 17 Januari 2016

Tutorial Membuat Router Statis

Link Video : https://youtu.be/sjwByUadc-0 Statis
                     https://youtu.be/k-vGGYUO8y0 Dinamis


Langkah-Langkah Membuat Router Statis Sebagai berikut :
1.       Kita buka Cisco Packet Tracer jika belom punya silahkan download
2.       Kita Membutukan 3 buah Router generik, 3 buah Switch generik dan 3 buah PC
3.       Lalu Kita klik 2x pada router 0
4.       Lalu klik pada CLI


5.       Lalu Ketik no lalu enter
  Router>en
   Router#conf ter
   Router (config)#int fa0/0
   Router(config-if)#ip add 175.100.10.1 255.255.255.0
   Router(config-if)#no shut
   Router(config-if)#exit
   Router(config-if)#int se2/0
   Router(config-if)#ip add 10.10.10.1  255.0.0.0
   Router(config-if)#cl ra 125000
   Router(config-if)#no shut



6.       Ketik Nama IP antara pc 0 dengan swith 0   175.100.10.1
7.       Ketik Nama IP antara swith 1 dengan router 0  10.10.1
8.       Lalu Kita klik 2x pada router 1
9.       Lalu klik pada CLI

10.   Lalu Ketik n lalu enter
11.   Lalu  Ketik ena lalu enter
    Router(config-if)#conf ter
    Router (config)#int fa0/0
    Router(config-if)#ip add 175.101.10.1 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#exit
    Router(config-if)#int se2/0
    Router(config-if)#ip add 10.10.10.2  255.0.0.0
    Router(config-if)#no shut


12.   Ketik nama IP antara pc 1 dengan swith 1     175.101.10.1
13.   Kembali Ke Router 0
14.   Lalu Ketikkan
Router(config-if)#exit
Router(config-if)#ip route 175.101.10.0 255.255.255.0 10.10.10.3
15.   Lalu Cek bagian config-static
16.   Pada router 1 klik config lalu static lalu isikan :
    Network 175.100.10.0
    Mask 255.255.255.0
    Next Hop 10.10.10.1
    Lalu klik Add
17.   Pilih pc 0
18.   Pilih desktop lalu Ip Configuration
19.   Lalu isikan
         Ip address 175.100.10.2
         Subnet Mask 255.255.0.0
          Gateway 175.100.10.1
20.   Pilih pc 1
21.   Pilih desktop lalu Ip configuration
22.   Lalu isikan
    Ip address 175.101.10.2
    Subnet Mask 255.255.0.0
    Gateway 175.101.10.1
23.   Lalu jalankan kirim pesan dari pc 0 ke pc 1 apakah sukses atau tidak
24.   Pilih Router 2
25.   Kita klik 2x pada router 2
26.   Klik CLI


27.   Lalu Ketik n lalu enter
Lalu Ketik ena lalu enter
Router(config-if)#conf ter
    Router (config)#int fa0/0
    Router(config-if)#ip add 175.101.10.1 255.255.255.0
    Router(config-if)#no shut
    Router(config-if)#exit
    Router(config-if)#int se2/0
    Router(config-if)#ip add 10.10.10.3 255.0.0.0
    Router(config-if)#no shut
28.   Pilih PC 2
 

29.   Pilih desktop lalu Ip configuration
    lalu isikan
    Ip address 175.102.10.2
    Subnet Mask 255.255.0.0
    Gateway 175.102.10.1
 
30.   Lalu Jalankan Pesan dari PC 0 ke Router 0 – PC 1 ke Router 1 – PC 2 ke Router 2 apakah Sukses atau tidak.
31.   Kita Pilih Router 0
32.   Pilih Serial2/0


33.   Lalu isikan
Ip Address 11.10.10.1
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih 125000
Setelah itu port status di centang on
34.   Pilih Serial3/0
 
35.   Lalu isikan
Ip Address 17.10.10.1
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih not set
Setelah itu port status di centang on
36.   Kita Pilih Router 1
37.   Pilih Serial2/0
 
38.   Lalu isikan
Ip Address 11.10.10.1
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih not set
Setelah itu port status di centang on
39.   Pilih Serial3/0
 
40.   Lalu isikan
Ip Address 17.10.10.1
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih not set
Setelah itu port status di centang on
41.   Kita Pilih Router 2
42.   Pilih Serial2/0
 
43.   Lalu isikan
Ip Address 17.10.10.2
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih 125000
Setelah itu port status di centang on
44.   Pilih Serial3/0
 
45.   Lalu isikan
Ip Address 11.10.10.2
Subnet Mask 255.0.0.0
Lalu bagian Clock Rate pilih not set
Setelah itu port status di centang on
46.   Lalu jalankan pesan dari router 0 ke router 1 dan router 1 ke router 2 apakah sukses atau tidak
 

Inilah hasil gambaran jika sudah membuatnya :

Tutorial Membuat Router Dinamis

Link Video : https://youtu.be/sjwByUadc-0 Statis                    
                     https://youtu.be/k-vGGYUO8y0 Dinamis


Langkah-Langkah Membuat Router Dinamis Sebagai berikut :
1.       Kita buka Cisco Packet Tracer jika belom punya silahkan download
2.       Kita Membutukan 3 buah Router generic  dan 3 buah PC
3.       Ketik nama router id : 2.2.2.2
Area 0
4.       Ketik nama router id : 4.4.4.4
Area 1
5.       Pilih router 3
6.       Pilih config
7.       Pilih fastethernet0/0
lalu isikan
IP Address 176.100.10.1
Subnet Mask 255.255.0.0 lalu centang on
8.       Pilih serial 2/0
lalu isikan
    Ip Address 11.10.10.1
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate 12500 lalu centang on
 
9.       Pilih serial 3/0
Lalu isikan
    Ip Address 17.10.10.2
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate not set lalu centang on

10.   lalu ketik nama IP Address antara PC 3-router 3 176.100.10.1
11.    lalu ketik nama IP address di samping router 3 11.10.10.1
12.   Pilih router 4
13.   Pilih config
14.   Pilih fastethernet0/0
lalu isikan
IP Address 177.100.10.1
Subnet Mask 255.255.0.0 lalu centang on
15.   Pilih serial 2/0
lalu isikan
    Ip Address 11.10.10.1
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate not set lalu centang on
 
16.   Pilih serial 3/0
Lalu isikan
    Ip Address 17.10.10.1
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate 125000 lalu centang on

17.   lalu ketik nama IP Address antara PC 4-router 4 177.100.10.1
18.   lalu ketik nama IP address di samping router 4 17.10.10.1
19.   Pilih router 5

20.    Pilih config
21.   Pilih fastethernet0/0
lalu isikan
IP Address 178.100.10.1
Subnet Mask 255.255.0.0 lalu centang on
22.   Pilih serial 2/0
lalu isikan
    Ip Address 17.10.10.1
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate 125000 lalu centang on
23.   Pilih serial 3/0
Lalu isikan
    Ip Address 17.10.10.1
    Subnet Mask 255.255.0.0
    pilih clock rate not set lalu centang on
24.   Jalankan pesan dari pc 3 ke router 3 status In Progress dan failed
 
25.   Pilih PC 3

26.   Pilih desktop dan Ip Configuration
     isikan
        Ip Address  176.100.10.2
        Subnet Mask 255.255.0.0
        Gateway 176.100.10.1
27.   Pilih PC 4
28.   Pilih desktop dan Ip Configuration
isikan
Ip Address  177.100.10.2
Subnet Mask 255.255.0.0
Gateway 177.100.10.1
29.   lalu ketik nama IP Address antara PC 5-router 5 178.100.10.1
30.   Pilih PC5

31.   Pilih desktop dan Ip Configuration
isikan
Ip Address  178.100.10.2
Subnet Mask 255.255.0.0
Gateway 178.100.10.1
32.   Pilih router 3
33.   Pilih CLI

Ketikan :
Router(config-if)#exit
Router(config-if)#rout ospf 4
Router(config-if)#router-id 2.2.2.2
 Router(config-if)#net 176.100.10.0 255.255.255.0 area 0
 Router(config-if)#net 11.10.10.1.255.0.0.0 area 0
 Router(config-if)#log
 Router(config-if)#log-adjacency-changes
 Router(config-if)#end
Routers#
wr
build
(OK)
Routers#
34.   Pilih router 4
       


35.   Pilih CLI

Router(config-if)#exit
    Router(config-if)#rout ospf 4
    Router(config-if)#net 177.100.10.0 255.255.255.0 area 0
    Router(config-if)#net 11.10.10.2.255.0.0.0 area 0
    Router(config-if)#net
    17.10.10.1 area 1
    Router(config-if)#net 17.10.10.1 255.0.0.0 area 1
    Router(config-if)#log
    Router(config-if)#log-adjacency-changes
    Router(config-if)#end
Routers#
wr
build
(OK)
Routers#
36.   Pilih router 5
37.   Pilih CLI
ketikan :
    Router(config-if)#exit
    Router(config-if)#interface FastEthernet0/0
    Router(config-if)#exit
    Router(config-if)#rout ospf 4
    Router(config-if)#rout
    Router(config-if)#router-id 4.4.4.4
    Router(config-if)#net 178.100.10.0 255.255.255.0 area 1
    Router(config-if)#net 17.10.10.2 255.0.0.0 area 1
    Router(config-if)#end
Routers#
Routers#wr
build
(OK)
Routers#
38.   Jalankan Pesan dari PC 3 ke router 3 – PC 4 ke router 4 – PC 5 ke router 5 apakah sukses atau tidak

39.   Jalankan Pesan dari Router 3 ke router 4 – router 4 ke router 5 – router 4 ke router 3 apakah sukses atau tidak
40.   Jalankan Pesan dari PC 3 ke router 3 – PC 4 ke router 4 dan PC 5 ke router 5 apakah sukses atau tidak
41.   Lakukan Ping Pada PC 3
42.   Caranya adalah
Klik Pada PC3
Setelah itu pilih Destop dan Pilih Command Prompt
Lalu Ketikkan
PC>ping 176.100.10.1
PC>ping 177.100.10.1
43.   Lakukan Ping Pada PC 4
44.   Caranya adalah
Klik Pada PC4
Setelah itu pilih Destop dan Pilih Command Prompt

Lalu Ketikkan
PC>ping 177.100.10.1
PC>ping 178.100.10.1

45.   Lakukan Ping Pada PC 5
46.   Caranya adalah
Klik Pada PC5
Setelah itu pilih Destop dan Pilih Command Prompt
Lalu Ketikkan
PC>ping 178.100.10.1
PC>ping 177.100.10.1
PC>ping 176.100.10.1

Inilah hasil tampilan jika sudah membuat :

FINISH